siti zuhriyyah

  • Home
  • Business
    • Internet
    • Market
    • Stock
  • Parent Category
    • Child Category 1
      • Sub Child Category 1
      • Sub Child Category 2
      • Sub Child Category 3
    • Child Category 2
    • Child Category 3
    • Child Category 4
  • Featured
  • Health
    • Childcare
    • Doctors
  • Home
  • Business
    • Internet
    • Market
    • Stock
  • Downloads
    • Dvd
    • Games
    • Software
      • Office
  • Parent Category
    • Child Category 1
      • Sub Child Category 1
      • Sub Child Category 2
      • Sub Child Category 3
    • Child Category 2
    • Child Category 3
    • Child Category 4
  • Featured
  • Health
    • Childcare
    • Doctors
  • Uncategorized

Rabu, 18 Januari 2017

Pembelajaran Teknologi Informasi dan komunikasi

 Unknown     00.32     e-learning universitas Djuanda     23 comments   



Di semester tiga ini, saya mempelajari mata kuliah Teknologi Informasi dan komunikasi, postingan kali ini saya akan membahas/merangkum semua materi pembelajaran TIK selama satu semester yang diampu oleh Bapak Rudi Hartono, S.Kom, M.Pd.
Pertama, yang saya akan bahas yaitu tentang definisi informasi dan syarat-syarat komunikasi. Informasi merupakan sekumpulan data yang telah diolah sehingga menghasilkan informasi yang bermanfaat bagi yang membutuhkan. Selain itu, syarat-syarat komunikasi meliputi: Ada umpan balik, ada alat, dan bahasa yang dimengerti.
Kedua, yaitu sistem operasi (operating system). Sistem Operasi (Operating System: OS) adalah komponen pengolah peranti lunak dasar (essential component) tersistem sebagai pengelola sumber daya perangkat keras komputer (hardware), dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program booting. Contoh operating system misalnya: Windows, linux, macintosh, dan lain-lain.


Ketiga, yaitu CMD (Command Prompt) DOS prompt adalah sebuah command line (baris perintah) pada sebuah OS (Operating System) berbasis GUI untuk mengesekusi file dengan cara menuliskan perintahnya pada jendela cmd. Atau singkatnya Command Prompt ini adalah sistem operasi berbasis baris perintah karena sebenarnya Command Prompt atau DOS prompt ini pada awalnya digunakan sebagai sistem operasi akan tetapi setelah dos mulai banyak di tinggalkan maka sekarang dos tetap di integrasikan oleh microsoft pada Windows yang lebih kita kenal dengan nama MS-DOS atau Command Prompt.


Keempat, yaitu wordpress dan blog.  WordPress adalah sebuah aplikasi sumber terbuka (open source) yang sangat populer digunakan sebagai mesin blog (blog engine). WordPress dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data (database) MySQL. PHP dan MySQL, keduanya merupakan perangkat lunak sumber terbuka (open source software). Selain sebagai blog, WordPress juga mulai digunakan sebagai sebuah CMS (Content Management System) karena kemampuannya untuk dimodifikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. Selanjutnya yaitu blog  adalah catatan harian yang tersaji secara online (online diary), yaitu catatan pribadi seorang blogger (pemilik blog) tentang apa saja yang ia alami, rasakan, dan ketahui.
Kelima, membahas tentang Microsoft Access. Microsoft Access adalah salah satu program dari microsoft yang berguna / tujuan utamanya untuk mengelola database. Database merupakan sekumpulan data / informasi yang terdiri dari 1 atau lebih tabel yang saling berhubungan antara satu tabel dengan tabel yang lain.


 







 Adapun format type dari ms access biasanya berupa file berektensi .accdb (access database). Database terdiri dari tabel-tabel penyusun yang terdiri dari :
  1. Field : tempat data atau informasi dalam kelompok sejenis yang dimasukkan atau di inputkan pada bagian kolom tabel. misal field nama mahasiswa
  2. Record : kumpulan dari beberapa field yang saling berhubungan dalam bentuk baris dan dalam satu tabel bisa terdiri dari beberapa record. misal dalam tabel siswa recordnya nama siswa : Wardah, alamat : jl. Raya Tajur , kota : Bogor.
Adapun dalam pengoperasian data tabel dalam database access biasanya di dukung objek database lainnya, yang di antaranya :
  • Query: objek database yang berfungsi menampilkan, mengedit, dan menganalisa data dengan cara lain
  • Form: objek database yang di gunakan untuk membuat kontrol2 untuk memasukan, memeriksa dan memperbarui data
  • Report: objek yang digunakan untuk menampilkan data yang telah di format sesuai kebutuhan.
  • Macro: rangkaian perintah yang dapat disimpan dan dijalankan otomatis, misal: membuka form, mencetak report.








Itulah kesimpulan mengenai materi TIK yang selama ini saya pelajari. Selama mengikuti perkuliahan TIK saya rasa sangat bermanfaat dan bisa membuat pengetahuan tentang teknologi dan informasi saya bertambah. Karena pada zaman sekarang teknologi sangat maju, jadi saya harus tahu dan bisa mengikuti perkembangan teknologi saat ini.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Sabtu, 12 November 2016

PERBANDINGAN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR DI INDONESIA DENGAN INDIA

 Unknown     03.07     e-learning universitas Djuanda     30 comments   

http://unida.ac.id

 BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
Pendidikan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam kemajuan suatu negara. Pendidikan yang baik akan menghasilkan generasi yang baik sehingga akan berdampak bagi negara dan bangsa yang lebih maju.
            India merdeka mencoba untuk modernisasi secara tepat dengan menempatkan banyak sumber dan kepemimpinanya untuk diprioritaskan pada pelayanan pembangunan ekonomi, sistem pendidikan diizinkan berkembang tanpa kritik yang berarti. Pada tahun 1964, pemerintah mengangkat komisi pendidikan tingkat tinggi untuk memberi nasehat pada pemerintahan tentang pola pendidikan nasional di seluruh jenjang dan aspeknya. Laporan komisi pendidikan ini diterbitkan pada tahun 1996 dan merupakan analisis pertama tentang kondisi sistem pendidikan di india dalam hubungannya dengan tujuan pembangunan.
Berdasarkan alasan di atas, maka dilakukan Perbandingan pendidikan antara India dan Indonesia. Perbandingan Pendidikan merupakan suatu kegiatan menganalisa dua hal atau lebih untuk mencari kesamaan – kesamaan dan perbedaan – perbedaannya. Dengan demikian, maka studi perbandingan pendidikan ini mengandung pegertian sebagai usaha menganalisa dan mempelajari secara mendalam dua hal atau aspek dari sistem pendidikan, untuk mencari dan menemukan kesamaan-kesamaan dan perbedaan-perbedaan yang ada dari kedua hal tersebut.
B.   Rumusan Masalah
Berdasarkan pemaparan latar belakang diatas, maka dapat dirumuskan :
a.    Bagaimana sistem dan kualitas pendidikan di India dan Indonesia ?
b.    Bagaimana kurikulum, SDM dan gaji guru di India dan Indonesia ?
c.    Bagaimana perbandingan Pendidikan Sekolah Dasar di Indonesia dengan India ?
C.   Tujuan Penulisan
Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka tujuan makalah ini adalah untuk mengetahui  sistem pendidikan, kualitas pendidikan, kurikulum, SDM dan gaji guru di India dan Indonesia.

BAB II
PEMBAHASAN
A.   Sistem Pendidikan
1.    Sistem Pendidikan di India      
Pendidikan di India saat ini menggunakan pola dan substansi yang di adobsi dari Negara barat, dimana pertama kali di perkenalkan oleh Negara Inggris pada abad ke-19. Komisi pendidikan India telah menetapkan kebijakan sistem pendidikan 10-2-3 untuk usia sekolah, . Tingkat awal 10 tahun terbagi dalam 3 jenjang, yaitu primary (5 tahun), upper primary (3 tahun), dan secondary (2 tahun).
Bila dijabarkan dalam tingkat usia sekolah akan tampak sebagai berikut :
a.  Tingkat dasar (primary stage) yang meliputi kelas I sampai V yakni 5 tahun masa belajar. Ini dilaksanakan di 20 negara bagian dan teritorial india.
b.  pendidikan tingkat menengah (middle stage) meliputi kelas VI sampai VIII diselenggarakan di 18 negara bagian dan teritorial india.
 pendidikan menengah atas (secondary stage) meliputi kelas IX sampai X. Kelas ini di selenggarakan di 19 negara bagian dan teritorial india.[1]
2.    Sistem Pendidikan di Indonesia
Pendidikan di Indonesia adalah seluruh pendidikan yang diselenggarakan di Indonesia, baik itu secara terstruktur maupun tidak terstruktur. Secara terstruktur, pendidikan di Indonesia menjadi tanggung jawab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud), dahulu bernama Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia (Depdiknas). Di Indonesia, semua penduduk wajib mengikuti program wajib belajar pendidikan dasar selama 12 tahun, 6 tahun di sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah dan 3 tahun di sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah dan 3 tahun di sekolah menengah atas/madrasah aliyah. Saat ini, pendidikan di Indonesia diatur melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pendidikan di Indonesia terbagi ke dalam tiga jalur utama, yaitu formal, nonformal, dan informal. Pendidikan juga dibagi ke dalam empat jenjang, yaitu anak usia dini, dasar, menengah, dan tinggi.[2]
B.    Kualitas Pendidikan
1.  Kualitas Pendidikan di India
Kualitas pendidikan di India mampu bersaing di dunia internasional tidak muncul dengan tiba-tiba. Ada beberapa hal yang menjadi faktor pendorong kemajuan dan perkembangan pendidikan di India, di antaranya yaitu: Pertama, universitas-universitas modern di India sudah berdiri sejak 1857 dan mapan. Sebagian kampus yang terkenal di India sudah berdiri sejak masa penjajahan inggris. Dengan usia yang cukup lama tersebut, mereka sudah cukup mempunyai pengalaman dan matang dalam sistem pengelolaan dan upaya untuk meningkatkan kualitas SDM di India. Kedua, pengunaan Bahasa Inggris sebagai Bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan dan lembaga pemerintahan  di India, dengan menggunakan Bahasa Inggris, mahasiswa di India tidak lagi mempunyai masalah untuk mendapatkan berbagai ilmu dari semua perspektif dan pendekatan dengan jumlah referensi yang sangat banyak. Ketiga, dosen India minimal sudah menyelesaikan pendidikan doctor (S-3), bahkan tidak sedikit dari mereka yang menyelesaikan S-2 dan S-3 beberapa kali. Oleh karena itu tidak jarang kita menemukan dosen dengan gelar ganda, seperti Dr.Gurusami,M.,Sc.,M.E.D,.Ph.D. Keempat, India mengembangkan berbagai kampus yang fokus pada satu bidang ilmu tertentu yang kemudian menjadi kekuatan pilar pendidikan di India, yang alumninya berkualitas dan tidak diragukan lagi di dunia Internasional.[3]
2.  Kualitas Pendidikan di Indonesia
Kualitas pendidikan kita masih berada di bawah rata-rata negara berkembang lainnya. Hasil survai World Competitiveness Year Book tahun 1997-2007 menunjukkan bahwa dari 47 negara yang disurvei, pada tahun 1997 Indonesia berada pada urutan 39, pada tahun 1999, berada pada urutan 46. Tahun 2002, dari 49 negara yang disurvei, Indonesia berada pada urutan 47, dan pada 2007 dari 55 negara yang disurvei, Indonesia menempati posisi ke-53. Menurut laporan monitoring global yang dikeluarkan lembaga PBB, UNESCO, tahun 2005 posisi Indonesia menempati peringkat 10 dari 14 negara berkembang di Asia Pasifik. Selain itu, sedangkan menurut The Political and Economic Risk Consultancy (PERC) yang merupakan lembaga konsultan dari Hongkong menyatakan kualitas pendidikan di Indonesia sangat rendah, di antara 12 negara Asia yang diteliti, Indonesia satu tingkat di bawah Vietnam (Istamar Syamsyuri, 2010). Salah satu penyebab rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia adalah rendahnya kualitas guru. Kebanyakan guru belum memiliki profesionalisme yang memadai untuk melaksanakan tugasnya sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 39 UU Nomor 20 Tahun 2003, yaitu merencanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan bimbingan, melakukan pelatihan, melakukan penelitian, melakukan pengabdian masyarakat.[4]
C. Kurikulum Sekolah Dasar
1.    Kurikulum Sekolah Dasar di India
Kurikulum Sekolah dasar (primary school) di India mencakup pelajaran membaca, menulis dan mengeja bahasa daerah, sejarah dan kebudayaan india, geografi, sastra, sains dan kesehatan.[5]
2.    Kurikulum Sekolah Dasar di Indonesia
Kurikulum pendidikan SD di Indonesia saat ini didasarkan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2004 Tentang Kurikulum 2013 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, Pasal 1 ayat 1 dan 2 yang berbunyi:
(1) Kurikulum pada Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah yang telah dilaksanakan sejak tahun ajaran 2013/2014 disebut Kurikulum 2013 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah.
(2) Kurikulum 2013 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas: a. Kerangka Dasar Kurikulum; b. Struktur Kurikulum; c. Silabus; dan d. Pedoman Mata Pelajaran dan Pembelajaran Tematik Terpadu.[6]
D.   SDM
1.    SDM di India
 Kemajuan dan gencarnya para korporasi India telah ditopang oleh kemajuan yang mendasar di bidang teknologi dan sumber daya manusianya. Suatu prestasi yang telah mengejutkan dunia adalah ketika India mampu menghasilkan bom nuklir pada akhir tahun 1990an. Suatu prestasi lain di bidang pengembangan teknologinya adalah pusat IT di Bangalore yang juga disebut sebagai “Silicon Valley” India. Di bidang teknologi persenjataan moderen India juga telah semakin maju. Pada tanggal 14 Mei, 2008,
Perdana Menteri Mamohan Singh telah meresmikan DRDO (Defence Research and Development Organisation/Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pertahanan) India mengatakan bahwa industri nasional India akan dalam waktu dekat mampu untuk mengembangkan teknolgi mutakhir senjata robotics, sensor dan stealth (teknologi untuk pesawat tempur yang tidak dapat dideteksi radar). Sementara itu, di bidang pengembangan sumber daya manusia, India telah berhasil membuat negaranya menjadi sasaran “outsourcing” (mengontrakkan pekerjaan suatu perusahaan kepada tenaga perusahaan lain) oleh negara IT utama seperti AS, selain telah memungkinkannya untuk menopang kemajuan industri teknologinya sendiri, seperti di Bangalore. Keberhasilan India di bidang SDM disebabkan oleh strategi pembangunan pendidikannya yang memprioritaskan pendidikan keterampilan tinggi untuk beberapa kelompok siswa tertentu.[7]
2.    SDM di Indonesia
Sumber daya manusia (guru) yang selama ini dipandang sebagai suatu kendala dalam mencapai pendidikan berkualitas perlu segera ditangani, dengan beberapa alternatif usaha baik oleh pemerintah maupun dukungan dari masyarakat disamping motivasi internal dari para guru. Langkah-langkah riil yang dapat ditempuh antara lain:
1.    Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan
SDM yang cakap dan terampil akan mendukung tercapainya program ini. Program komputerisasi, media-media audiovisual dapat dimanfaatkan sebagai saran pembelajaran efektif untuk memacu kreativtas siswa. Saat ini guru-guru dilibatkan dalam pelatihan komputer untuk menggali potensi ICT dalam pendidikan (Widi, 2007).
2.    Memberikan peluang bagi guru untuk melanjutkan studi
Akibat lanjut dari buruknya mutu SDM adalah rendahnya daya saing dalam percaturan global. Untuk itu usaha yang dilakukan adalah memberikan kesempatan dan peluang kepada guru-guru dalam merengkuh pendidikan setinggi-tingginya. Depdiknas perlu mendukung dari segi biaya dan fasilitas bagi guru yang belum siap dari segi penguasaan bahasa inggris (Anam & Firmalia, 2006).
3.    Realisasi peningkatan kesejahteraan guru
Berdasarkan UU Guru dan Dosen tahun 2004, telah diatur berbagai tunjangan-tunjangan akdemik demi meningkatkan kesejahteraan kehidupan guru. Realisasi peraturan pemerintah tersebut perlu diseimbangkan dengan kinerja dan profesionalisme guru. Sehingga masing-masing dapat memberikan kontribusi secara berkesinambungan.[8]
E.   Gaji Guru
     1. Gaji guru di India
            Gaji guru di India sekitar 12.000 Rupe/bulan dan 10.000 Rupe atau sekitar RP. 2.000.00,00 per tahun.[9]
2.  Gaji guru di Indonesia
Sebagaimana telah ditetapkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dalam pasal 15 ayat 1, 2. dan 3, yang berbunyi: (1) Penghasilan di atas kebutuhan hidup minimum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (1) huruf a meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji, serta penghasilan lain berupa tunjangan profesi, tunjangan fungsional, tunjangan khusus, dan maslahat tambahan yang terkait dengan tugasnya sebagai guru yang ditetapkan dengan prinsip penghargaan atas dasar prestasi. (2) Guru yang diangkat oleh satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah atau pemerintah daerah diberi gaji sesuai dengari peraturan perundang-undangan. (3) Guru yang diangkat oleh satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat diberi gaji berdasarkan perjanjian kerja atau kesepakatan kerja bersama.[10]
Terdapat perbedaan antara guru yang sudah berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan guru honorer. Gaji guru yang berstatus PNS didasarkan atas masa kerja dan golongan yang diperoleh (berkisar antara 1.486.500 hingga 5.620.300 rupiah). Sementara guru honorer memperoleh gaji antara 250.000 hingga 2.000.000 rupiah, atau berdasarkan Upah Minimum Provinsi (UMP).
F.  Perbandingan pendidikan India dengan Indonesia


India
Indonesia
1.     Sistem Pendidikan
Sistem pendidikan di India Tingkat awal 10 tahun terbagi dalam 3 jenjang, yaitu primary (5 tahun), upper primary (3 tahun), dan secondary (2 tahun).

Di Indonesia, semua penduduk wajib mengikuti program wajib belajar pendidikan dasar selama 12 tahun, SD (6 tahun), SMP (3 tahun) dan SMA/SMK (3 tahun). pendidikan di Indonesia diatur melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2.     Kualitas Pendidikan
Kualitas pendidikan di India mampu bersaing di dunia internasional.
Kualitas pendidikan di Indonesia masih berada di bawah rata-rata negara berkembang lainnya.
3.     kurikulum
Kurikulum Sekolah dasar (primary school) di India mencakup pelajaran membaca, menulis dan mengeja bahasa daerah, sejarah dan kebudayaan india, geografi, sastra, sains dan kesehatan.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2004 Tentang Kurikulum 2013 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, Pasal 1 ayat 1 dan 2
4.     SDM
pembangunan pendidikannya yang memprioritaskan pendidikan keterampilan tinggi untuk beberapa kelompok siswa tertentu
SDM di Indonesia masih sangat rendah dibandingkan dengan India
5.     Gaji Guru
Gaji guru di India 12.000 Rupe/buan dan 10.000 Rupe atau sekitar RP. 2.000.00,00 per tahun

Gaji guru yang berstatus PNS didasarkan atas masa kerja dan golongan yang diperoleh (berkisar antara 1.486.500 hingga 5.620.300 rupiah). Sementara guru honorer memperoleh gaji antara 250.000 hingga 2.000.000 rupiah, atau berdasarkan Upah Minimum Provinsi (UMP).

BAB III
PENUTUP

A.   Kesimpulan
Sistem pendidikan di India sudah lebih maju dibandingkan dengan sistem pendidikan di Indonesia, baik dari segi kurikulum, kualitas pendidikan, SDM serta gaji yang diberikan kepada guru. Perkembangan pendidikan di Indonesia harus bisa lebih maju lagi dan bisa mengejar ketertinggalan di dunia Pendidikan. Seiring dengan berjalannya waktu, dari tahun 1994 kurikulum di Indonesia sering terjadi perubahan dan hingga sekarang menjadi kurikulum 2013, namun itu tidak terlalu berpengaruh dengan perkembangan pendidikan, yang harus lebih ditingkatkan lagi yaitu kualitas pendidikan kalau melihat kualitas pendidikan di India kualitas pendidikan mereka sangat bagus dibandingkan dengan Indonesia, SDM nya pun sama di India strategi pembangunan pendidikannya yang memprioritaskan pendidikan keterampilan tinggi untuk beberapa kelompok siswa tertentu.
Indonesia seharusnya harus bisa lebih maju Pendidikannya dari India, dan sedikitlah lihat bagaimana strategi yang mereka buat untuk memajukan dunia pendidikannya. Untuk itu Pendidikan Dasar merupakan pondasi awal untuk membangun karakter seseorang manusia, dan pemerintah harus lebih memperhatikan dan bisa mengembangkannya sehingga tujuan pendidikan bisa terlaksana dengan baik.
Hasil gambar untuk al-quran surat hud ayat 24

 


Artinya: “Perbandingan kedua golongan itu (orang-orang kafir dan orang-orang mukmin), seperti orang buta dan tuli dengan orang yang dapat melihat dan dapat mendengar. Adakah kedua golongan itu sama keadaan dan sifatnya?. Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran (daripada perbandingan itu)? QS. Huud (11): 24


DAFTAR PUSTAKA

Permen Nomor 57 Tahun 2014 Kurikulum 2013. Diunduh dari sdm.data.kemdikbud.go.id/SNP/Kurikulum-2013.pdf pada 18 Maret 2016.
Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Diunduh dari sindikker.dikti.go.id pada 18 Maret 2016.
Eprinst.uny. Diunduh dari eprints.uny.ac.id.pdf pada 20 Maret 2016
Sistem Pendidikan di India. Diakses dari sistem pendidikan-di-india.html pada 18 Maret 2016
Indonesia. Diakses dari www.wikipedia.org/wiki/Indonesia pada 18 Maret 2016.
Staff uny. Pengembangan SDM menuju Pendidikan Berkualitas. Diunduh dari
staff.uny.ac.id/sites/default/files pengembangan Menuju Pendidikan Berkualitas.pdf pada 31 Maret 2016
Ekonomi India tinggal landas. Diunduh dari ekonomi.india.tinggal.landas.pdf pada 10
31 Maret 2016
Kualitas Pendidikan Indonesia. Diunduh dari repository.upi.edu kualitas pendidikan Indonesia.pdf pada 31 Maret 2016
Gaji guru sd di India. Diakses dari www.google.co.id pada 31 Maret 2016



[1] sistem pendidikan-di-india.html
[2] www.wikipedia.org
[3] sistem pendidikan-di-india.html
[4] repository.upi.edu. Kualitas pendidikan indonesia.pdf
[5] sistem pendidikan-di-india.html
[6] sdm.data.kemdikbud.go.id
[7] ekonomi.india.tinggal.landas.pdf
[8] Staff.uny.ac.id. Pengembangan SDM menuju Pendidikan Berkualitas.pdf
[9] www.google.co.id gaji guru sd di India
[10] sindikker.dikti.go.id
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Beranda

Popular Posts

  • PERBANDINGAN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR DI INDONESIA DENGAN INDIA
    http://unida.ac.id   BAB I PENDAHULUAN A.    Latar Belakang Pendidikan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam kem...
  • Pembelajaran Teknologi Informasi dan komunikasi
    Di semester tiga ini, saya mempelajari mata kuliah Teknologi Informasi dan komunikasi, postingan kali ini saya akan membahas/merangkum ...

Recent Posts

Categories

  • e-learning universitas Djuanda

Unordered List

Pages

  • Beranda

Text Widget

Blog Archive

  • ▼  2017 (1)
    • ▼  Januari (1)
      • Pembelajaran Teknologi Informasi dan komunikasi
  • ►  2016 (1)
    • ►  November (1)
Diberdayakan oleh Blogger.

recent posts

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

Press

Flickr Images

Like us on Facebook

Popular Posts

  • PERBANDINGAN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR DI INDONESIA DENGAN INDIA
    http://unida.ac.id   BAB I PENDAHULUAN A.    Latar Belakang Pendidikan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam kem...
  • Pembelajaran Teknologi Informasi dan komunikasi
    Di semester tiga ini, saya mempelajari mata kuliah Teknologi Informasi dan komunikasi, postingan kali ini saya akan membahas/merangkum ...

Sample Text

Copyright © siti zuhriyyah | Powered by Blogger
Design by Hardeep Asrani | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates